Penutupan KKN Ke 37 :: Penutupan KKN Ke 37 :: Penutupan KKN di Kecamatan Jakenan berlangsung dengan Hikmat. :: Rublik Ramadhan hari Kamis, 3 Agustusi 2012 (Lihat Jawapos Radar Kudus) :: Rublik Ramadhan hari Rabu, 2 Agustusi 2012 (Lihat Jawapos Radar Kudus) ::

Rublik Ramadhan hari Kamis, 3 Agustusi 2012 (Lihat Jawapos Radar Kudus)

Diposting oleh : P3M - STAIN KUDUS
Jumat, 03 Agustus 2012 - 09:10:22 WIB


 Ramadhan “Bulan Pembakar Dosa”

Oleh: Ahmad Anif*
)

Alkisah, dalam kitab Irsyad al ‘Ibad, ada seorang laki-laki bernama “Muhammad”, dia meninggalkan shalat, meninggalkan agama, secara ruhani kosong, atau bisa dikatakan tidak pernah bersentuhan dengan amaliyah diniyah. Ketika memasuki bulan Ramadhan, ada prilaku berbeda yang ditunjukkan, dia memakai pakaian-pakaian indah, memakai minyak, berpuasa, shalat lima waktu secara penuh dan bahkan mengqadha shalat-shalat yang pernah ditinggalkannya, dia merasa senang dan menghormati bulan puasa tersebut.

Suatu ketika seseorang ahli ilmu bertanya kepadanya, mengapa di luar bulan Ramadhan meninggalkan shalat, meninggalkan agama, Allah dinafikan, tapi memasuki bulan Ramadhan, begitu semangat melakukan amalan-amalan sebegitu rupa sehingga bisa dikatakan ada perbedaan yang dilakukannya. “Muhammad” menjawab bahwa dia melakukan hal itu tidak  lain dan tidak bukan hanya karena menghormati bulan Ramadhan, dimana bulan Ramadhan adalah bulan taubat, bulan rahmat dan bulan barokah yang  dengan fadhal-Nya, Allah mengampuni dosa-dosa bagi orang yang menghormati bulan Ramadhan tersebut.

Ketika “Muhammad” meninggal, seseorang tersebut bermimpi menemuinya, bertanyalah seseorang tersebut, “Balasan apa yang Allah berikan kepadamu dengan menghormati Ramadhan, padahal sebelumnya kamu telah meninggalkan ibadah-ibadah yang diridhai Allah?”, “Muhammad”  menjawab, “Allah telah mengampuni dosa-dosaku oleh karena hormatku dengan Ramadhan”.

Disinilah istimewanya Ramadhan. Bulan ini dinamakan bulan Ramadhan karena “yarmadhu al dzunub”, bulan dimana Allah “membakar dosa-dosa” kaum muslimin yang menghormatinya. Ramadhan dinamakan juga syahr al taubah, bulan taubat karena bulan inilah kesempatan bagi kaum muslimin untuk menyerahkan dosa-dosanya kepada Dzat yang Maha Pengampun dosa.

Untuk menuju ampunan Allah, sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW yang bahkan mengajak istri dan anak-anaknya untuk mengencangkan “ikat pinggang”, dalam arti meningkatkan intensitas ibadah semakin hari harus semakin meningkat, menghidupkan malam-malamnya dengan minimal shalat berjamaah Isya’ dan Subuh, mandi antara Maghrib dan Isya’, membangunkan keluarga untuk shalat malam, berpakaian indah dan berwangi-wangian, melambatkan berbuka dan mengakhirkan sahur, sampai pada mencari lailatul Qadar. Suatu malam yang telah digambarkan dalam QS al-Qadr sedemikian indahnya, sampai-sampai bumi ini penuh dengan malaikat yang berdesak-desakan memberikan salam kepada ummat yang terjaga pada waktu itu, malam dimana lebih baik dari seribu bulan (QS Al Qadr).

Menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan berdzikir, bertadarrus, bershalat tarawih dan amalan sunnah lainnya, sama halnya dengan  melakukan amalan fardhu. Berpuasa dan  shalat lima waktu,  sama halnya melakukan hal yang wajib tujuh puluh kali lipat.

Walaupun bersusah payah, pada siang hari berpuasa penuh dengan tidak meninggalkan aktivitas keseharian untuk mencari nafkah bagi keluarga. Walaupun terasa berat disitulah kunci pembakaran dosa. Seorang nelayan yang keseharian melaut, petani yang keseharian mencangkul di sawah  tetap berpuasa dan dengan dilandasi imanan wa ikhtisaban maka yakin dosa-dosanya akan terhapus. Sebagaimana yang disampaikan Nabi Muhammad SAW “Barangsiapa yang melaksanakan puasa karena iman dan ikhlas, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.

Walhasil, Mudah-mudahan dengan amalan-amalan yang kita lakukan dalam rangka menghormati bulan Ramadhan, Allah senantiasa membakar dosa-dosa kita, dosa keluarga kita, dosa orang tua kita dan dosa kaum muslimin. Wallahu a’lam bisshawab.

 

*) Alumni STAIN Kudus



Pengumuman

>> Lihat Semua Pengumuman

Agenda

>> Lihat Semua Agenda

Download

Video Youtube